BERITA TERBARU
DP3A Kaltim Perkuat Ojol Berlian Sebagai Agen 2P
DP3A Kaltim Perkuat Ojol Berlian Sebagai Agen 2P
Samarinda --- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan "Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak Bersama Ojol Berlian" di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merealisasikan program Perlindungan Perempuan dan Anak tahun anggaran 2026, sekaligus memperkuat peran rider/driver ojek online sebagai agen 2P (Pelopor dan Pelapor) pencegahan tindak kekerasan terhadap anak, perempuan, dan disabilitas yang ada disekitarnya..
Ojol Berlian (Ojek Online Bersama Lindungi Anak) hadir sebagai mekanisme pencegahan kekerasan di sektor jasa layanan transportasi. Program ini didesain untuk menciptakan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PP&PKA), Hj. Junainah mengatakan pengemudi ojol ini adalah pelopor sekaligus pelapor. Artinya, mereka terlibat langsung dalam upaya pencegahan kekerasan yang terjadi di masyarakat, baik terhadap perempuan, laki-laki, maupun anak.
Menurutnya, keberadaan pengemudi ojek online yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari menjadikan mereka mitra penting pemerintah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.
“Oleh karena itu, pemerintah dan komunitas ojek online harus terus bermitra dan berjalan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan,” tutupnya.
Analis Kebijakan Ahli Muda DP3A Kaltim, Vepri Haryono, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun kesadaran kolektif antara penyedia jasa dan masyarakat.
“Kami mendorong terciptanya gaya hidup yang melindungi anak dalam setiap aspek, termasuk transportasi. Harapannya, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat serta wajar tanpa rasa cemas saat berada di ruang publik," ujar Vepri.
Langkah ini diambil menyusul beberapa kondisi krusial di lapangan, di antaranya: Masih maraknya kasus kekerasan fisik, psikis, seksual, perundungan (bullying), hingga eksploitasi terhadap perempuan dan anak.
#dp3akaltim #ojolberlian #pemprovkaltim
Melalui Ojol Berlian, Kaltim Bangun Perjalanan Anam bagi Perempuan dan Anak
Melalui Ojol Berlian, Kaltim Bangun Perjalanan Anam bagi Perempuan dan Anak
Samarinda --- Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno, secara resmi melepas Konvoi Ojol Berlian (Ojek Online Bersama Lindungi Anak) yang mengusung tema Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (9/2/2026).
Program Ojol Berlian merupakan salah satu inovasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur yang bertujuan memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak, khususnya saat beraktivitas di ruang publik dan dalam perjalanan.
Arief menegaskan bahwa perempuan dan anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan layanan khusus dan perlindungan maksimal. Menurutnya, potensi terjadinya kekerasan masih cukup tinggi, terutama ketika berada di luar rumah atau dalam perjalanan.
“Ini adalah bentuk pelayanan yang spesifik dan khusus bagi perempuan dan anak. Mereka sangat rentan terhadap tindak kekerasan, terutama di area publik atau saat melakukan aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Ojol Berlian dilaksanakan dengan menjadikan rider/driver ojek online sebagai agen 2P (Pelopor dan Pelapor) pencegahan tindak kekerasan terhadap anak, perempuan, dan disabilitas yang ada disekitarnya.
Dengan hadirnya Ojol Berlian, Arief berharap upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan semaksimal mungkin. Program ini juga dinilai sebagai langkah konkret dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Inovasi ini diharapkan mampu mencegah dan menekan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak secara maksimal,” tambahnya.
#dp3akaltim #pemprovkaltim #ojolberlian
Wagub Seno : Pemberdayaan Perempuan Kunci Turunkan Desil 1 di Kaltim
Wagub Seno : Pemberdayaan Perempuan Kunci Turunkan Desil 1 di Kaltim
Tana Paser --- Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji membuka Rapat Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Rakor PPPA) se Kalimantan Timur Tahun 2026 di Pendopo Lou Bepekat, Kabupaten Paser, Rabu (11/2/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Seno menekankan tiga hal penting sebagai tujuan strategis Rakor PPPA, yakni ramah perempuan, layak anak, dan Ruang Bersama Indonesia (RBI).
“Rakor ini diharapkan menghasilkan poin-poin strategis untuk penguatan pemberdayaan perempuan di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Wagub Seno menyebut pemberdayaan perempuan harus diarahkan pada kemandirian ekonomi agar mampu membantu kesejahteraan keluarga. Karena itu, ia menegaskan pentingnya sinergi lintas OPD, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah pusat.
Seno Aji juga menyoroti masih tingginya angka Desil 1 dan Desil 2 di Kaltim, termasuk di Kabupaten Paser yang tercatat sekitar 25 ribu jiwa berada pada Desil 1.
“Padahal Kaltim kaya sumber daya alam, namun masih ada masyarakat yang tergolong miskin. Ini menjadi tantangan besar,” tegasnya.
Lebih lanjut menurut Wagub, banyak kasus kekerasan terhadap anak terjadi pada kelompok Desil 1 dan 2. Karena itu, pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan perempuan menjadi kunci terwujudnya daerah layak anak.
“Jika perempuan berdaya dan kemiskinan menurun, maka anak-anak akan tumbuh sehat, ceria, dan terlindungi,” katanya.
Wagub Seno juga menekankan pentingnya sinergi PPPA dengan Forkopimda untuk menekan kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual yang masih tergolong tinggi di Kaltim.
“Ruang Bersama Indonesia (RBI) dapat diwujudkan apabila perempuan sudah berdaya dan anak-anak sudah layak," tambahnya.
Konsep Ruang Bersama Indonesia (RBI), Desa/Kelurahan Layak Anak, dan Kecamatan Layak Anak harus dimaknai sebagai bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan. Desa dan kelurahan bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama perubahan. Lingkungan desa dan kelurahan harus menjadi ruang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak serta pemberdayaan perempuan.
#dp3akaltim #rakorpppakaltim2026 #pemprovkaltim
Penguatan Peran Desa dan Kelurahan Menjadi Kunci
Penguatan Peran Desa dan Kelurahan Menjadi Kunci
Tana Paser --- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Rakor PPPA) mengusung tema “Memperkuat Peran Desa dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak serta mewujudkan Kabupaten dan Kota Layak Anak menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kalimantan Timur”, berlangsung di Pendopo Lou Bepekat Kabupaten Paser, Rabu (11/2/2026).
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur, Anik Nurul Aini mengatakan tema ini dipilih karena desa dan kelurahan merupakan ruang hidup terdekat bagi perempuan dan anak. Di sanalah kualitas perlindungan, pemenuhan hak, dan pemberdayaan pertama kali diuji.
“Oleh karena itu, penguatan peran desa dan kelurahan menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender,” ujarnya.
Nurul sapaan akrabnya menambahkan, isu-isu strategis seperti penguatan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), peningkatan kualitas layanan perlindungan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta percepatan pencapaian Kabupaten/Layak Anak (KLA) menjadi perhatian utama seluruh peserta. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab bersama bahwa investasi pada perempuan dan anak adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur.
Selain itu, Rapat Koordinasi ini juga menegaskan pentingnya pendekatan Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai paradigma baru pembangunan sosial. RBI bukan hanya ruang fisik, tetapi ruang kolaborasi yang mengedepankan rasa aman, partisipasi, dan penghormatan terhadap hak perempuan dan anak.
“Melalui Rakor ini, kita meneguhkan komitmen untuk menghadirkan ruang-ruang tersebut secara nyata di desa, kelurahan, sekolah, dan fasilitas publik di seluruh Kalimantan Timur,” imbuh Nurul.
#dp3akaltim #rakorpppakaltim2026 #pemprovkaltim #anakterlindungiindonesiamaju #perempuanberdayaanakterlindungiindonesiamaju
DP3A Kabupaten - Kota
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak
Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Dewi Sartika No.13
0541-747481
dkp3akaltim1@amail.com
dp3a.kaltim
DKP3A Provinsi Kaltim
LINK TERKAIT
DP3A KOTA
DP3A KABUPATEN
STATISTIK PENGUNJUNG
| Hari Ini | : | 27 |
| Kemarin | : | 59 |
| Bulan Ini | : | 2396 |
| Tahun Ini | : | 2396 |
| Total | : | 2396 |
Copyright - DP3A PRONVINSI KALIAMTAN TIMUR - 2025